Oleh: Hery | 4 Februari 2011

Freak Trip – Curug


hmm,…curug, curug! *sambil geleng-geleng. Itulah statement akhir gue setelah melakukan perjalanan wisata bersama empat orang galawers filsafat 07; Tika, tea, iqit, dan bang ganteng, richart losando.  Perjalanan yang susah lukiskan dengan kata yang tepat. Ketawa iya, miris iya, menyenangkan iya, capek iya, gudah gulana hmm bisa iya. Yang jelas keabsurdan kata bergabung menjadi satu dan berakhir dengan gelengan kepala 30 derajat ke kiri dan 30 derajat ke kanan.

Gue akan ceritakan kronologisnya. Begini ceritanya, alkisah di suatu hari yang galau, saat malam sedang gundah dalam tenang. Gue lagi online di twitter (kebiasaan anak muda jalan sekarang broo). Entah ada angin dari mana ketika sedang online bersama anak-anak panti galau (sebuah komunitas bentukan filsafat 2007) tiba-tiba tercetus ide untuk mengadakan jalan-jalan angkatan *cerita yang manis di awal*. Kemudian gayus pun bersambut *eh gayung deng*, kita SEMUA konon banyak yang bisa berpartisipasi dalam jalan-jalan dadakan tersebut. Maka oke lah, kita siap jalan, walaupun ada beberapa anak yang gak bisa ikut karena masih di luar kota.

H-2 setelah di rekap, ada sekitar 10 bocah yang bisa ikut seperti: reni, winni, tea, panji, tika, richart, alfa, leo dan gue sendiri. seneng dong pastinya, orang udah ada yang mau ikut, tinggal jalan aja pas hari H. Ehhh, H-1, tika sms gue dan mengabarkan orang yang punya punya hajat, si provokatrok *maksudnya yang memprovokatorin anak-anak buat jalan-jalan* reni similikiti gak bisa karena satu dan lain hal yang menimbulkan kegalauan. Waduh, sempet drop dong gue dengan perubahan yang mendadak, padahal ini kan kesempatan emas buat angkatan gue bisa ngumpul dan ketawa bareng-bareng lagi *adegan di dramatisir, dengan efek kamera zoom in-zoom out*.  Akhirnya dengan segala kekuatan yang masih tersisa, gue bales sms tika dengan 1 kalimat, 2 kata, dan 1000 keyakinan, “Hajar Bleh” *maksudnya tetep jalan*.

Oiya, gue belom cerita tentang tujuan tempat wisatanya. Tujuan tempat wisatanya adalahhhh….*jeng-jeng* CURUG, curug, CuRuG, cUrUg,…rug…rug…rug…*efek bergema*. Nahhh lohhh, tempat apa itu? Apakah sejenis tikus kecil di rumah lw? Ya elah itu mah Curut. Dengan huruf “G” di belakang. Pertanyaan besarnya adalah, kenapa kita mengunjungi tempat ini? Karena sejujurnya tempat ini jauh dari hiruk-pikuk gemerlap kehidupan gaol anak-anak Bogor (dengan kiblat Botani Square sebagai kiblatnya), serta waktu tempuh yang lumayan lama sekitar 3 jam untuk mencapai tujuan. Inilah jawabannya, kita ke Curug karena rekomendasi seseorang, sebut saja inisialnya “bunga”, anak bogor, perempuan, umur sekitar 21 tahun, tinggi gak semampai-semampai amat, aktivitas kuliah, hobi ngegalau, dan dengan nama panggilan reni. Dia adalah orang yang nanti akan menjadi satu-satunya orang yang akan bertanggung jawab atas segala yang telah terjadi. Hahaha. *tempat ini juga rekomended buat mereka yang pengen ngerayain 1st Anniversary, wehh…wehhhh*

“Guys bsok pagi jam 8 ya di halte ui. NO NGARET”. Ini adalah sms dari tika pada malam sebelum kita jalan-jalan. Terkesan ontime ya? Tapi zzzzzz, faktanya tetep aja ngaret. Gue, tea, iqit dan richart udh di st.ui jam 8, berangkat jam 8:30 ke bogor, sampe di st.Bogor jam 9. Tapi si tika rempong sampe di st.Bogor jam 10 ngareettt. Zzzzzzzzzzzzz…..

Kalimat bijak: jangan mudah percaya sama yang janji mau ngumpul ontime. Kita harus realistis bung, ini Indonesia, bukan di Jepang bukan juga di negara Eropa. Nyatanya udah ngumpul on time tetep aja ngarettt. Preeettttt!

Setelah semua ngumpul, hitung personiel, tun..itung..itun… fixed lima orang ikut: gue, ikit, tea, richart dan tika. Eh, sebenernya enam deng, nanti gue akan ceritakan perjalanan satu orang yang masih gue simpen misterius. Kita naik angkot dari st. Bogor, ke terminal Laladon, ato, Lolodan ato Losando, gue lupa namanya. Sampe di terminal tersebut, kita naik angkot yang namanya “Tumaritis”. Hahahaha,…nama yang sontak ngingetin gue sama komik Petruk buatan Tatang S waktu SD dulu. Perjalanan tiga jam dan sampai di sana sekitar pukul 12.30 waktu Indonesia Bagian Galau (WIBG).

Yang ada dibayangan gue ketika itu adalah Curug, sebuah tempat antah-berantah di bumi. Memasuki Curug gue harus trekking naik turun minimal 3 jam, mendaki gunung serta menuruni bukit dengan pepohonan yang hijau selama perjalanan. Hingga sampai di sebuah lembah terjal dengan air terjun yang deras.  Percikan air terjun yang deras membentur batu dan membentuk efek kabut di sekelilingnya. Setelah sampai gue akan melangkah di batuan-batuan besar yang terjal. Merasakan dinginnya aliran air yang dapat langsung diminum, diiringi gemericik bulir-bulir air yang lincah serta gesekan pepohonan yang masih malu-malu. Berenang dengan bebas, lompat sana-lompat sini, mereguk nikmatnya semesta lewat mata air yang mengalir sampai ke hati.  Datang ke Curug di dalam pikiran gue adalah sebuah perjalanan ke tempat yang terselimuti aroma-aroma mistis di dalamnya. Larangan jangan mengucap sembarang kata atau lw akan dibawa kabur genderuwo, kepercayaan mengenai air suci untuk enteng jodoh dan banyak rezeki. Hingga kepercayaan mengenai bahaya kesurupan yang menghadang menjadi satu gairah tersendiri yang gue pikirkan selama di dalam angkot menuju Curug.

Pas turun angkot, *jeng-jong, krikk krikkkkk. gue bayangin jauh nian berbeda dengan kenyataan. Curug yang ada bukan seperangkat hutan yang masih perawan, tapi yang ada malah sejenis tempat berenang gitu *kalo lw bayangin tempat berenang sekelas waterboom, yang ini sama sekali jauh berbeda. Dengan membayar 20 ribu lw akan disuguhkan dengan beberapa kolam renang yang udah lumutan disana-sini. Fasilitas perosotan airnya juga ngak banget. Misalnya, ada perosotan berbentuk naga, terbuat dari semen gitu dan bawah seluncurannya itu udah gompal-gompal gak karuan. Kalo lw merosot di perosotan naga itu dijamin pantat lw akan terkikis mesra. Adalagi, perosotan yang lumayan tinggi, tapi di ujungnnya perosotannya itu udah berwarna ijo kagak karuan karena lumutan. Gue yakin lumut yang ada digunakan sebagai strategi pihak manajemen, menjadikan lumut sebagai pelumas agar gampang merosotnya, HAHAHAHA… niceee. Air kolamnya juga kotor. Eerrggghhh…, hanya mereka yang punya nyali gede yang mau berenang di sana *mungkin orang yang sekelas Limbad*. Air terjunnya hanya ada satu, gak gede-gede amat dan banyak sampahnya gitu. Ditambah fasilitas wece nya yang gak ada lampu sama gayungnya. Hahahahaha….dan akhirnya kita di sana hanya numpang foto-foto, cuci kaki dan main ayunan.

Hanya sekitar satu jam disana *percaya deh ini karena kelamaan foto-fotonya ;P , setelah itu kita langsung cabut dan ujung-ujungnya nyangsang di tempat nge-94037 paling kelas di wilayah bogor dan sekitarnya. *hiyaaaaaaa,…gak salah lagi tempatnya itu adalah EEMMOLL Botani Square. hahahaha

Setiap peristiwa yang ada pasti ada hikmahnya. Gue mencoba positive thinking agar hidup semakin SYUPERR! *percaya deh ini bukan slogan Mario Teguh. Setidaknya bisa mengobati sakit hati yang udah rugi 20 ribu. Masih mending sih daripada rugi 75 ribu *lirik-lirik. Jiahahaha… berikut adalah list hikmah yang bisa diambil dan mungkin berguna buat lw.

Satu, jangan percaya sama tempat yang direkomended sama temen lw sebagai tempat tujuan wisata yang ingin lw kunjungin. Walaupun tempat itu adalah tempat perayaan 1st anniversary temen lw yang paling romantic sekalipun, tetep aja lw harus tetep cek n re cek.

Kedua, selalu bawa kamera lw yang paling MAHAL ketika lw pergi berwisata. Untung kemaren bawa kamera yang mahal, hasilnya menghasilkan foto-foto yang bagus walaupun tempat wisatanya dibawah standar.

Ketiga, MALL adalah satu-satunya tempat wisata yang paling yahudd bagi orang modern. Dimana lw bisa menghabiskan uang dengan mudah dan mendapatkan kepuasan yang sebading dengan pengeluaran. Believe me, selama budaya konsumerisme masih menggila.

********

EPILOG

Sebuah cerita, tentang sesosok makhluk setengah manusia dan setengah mesin. Kita sepakat menamainya dengan nama “terminator”. Makhluk garang, berotot besi serta bertulang kawat antenna teve. Sengaja diciptakan oleh seorang professor jenius untuk menumpas kejahatan di dunia. Bentuk terminator ini tinggi besar dengan menggunakan jaket sebagai penyamarannya. Bersenjatakan dua buah roket yang ada di tas, sering digunakan untuk terbang guna memudahkan nya menangkap musuh. Selain itu dia juga memiliki motor khusus sebagai tunggangannya. Dilengkapi missil dan torpedo khusus agar musuh menyerah dan bertekuk lutut.

Suatu hari dia memiliki agenda berwisata bersama rekan-rekannya. Yah sekali-kali terminator refresing dari rutinitasnya menangkap penjahat. sebagai manusia yang “tidak biasa”, terminator harus pandai-pandai menyembunyikan identitasnya. Berhubung perjalanan wisata ini menggunakan angkutan umum biasa, mulai muncul perasaan gengsi dari terminator. “masa iya gue makhluk Syuperr harus naek angkot” kata doi. Akhirnya dia ambil kendaraan dinasnya yang biasa dipake buat ngeberantas kejahatan.

Motor terminator ini benar-benar dilengkapi teknologi super canggih. Langsung teknologi made ini Cina. Ketika terminator ingin menuju suatu tempat, dia hanya cukup memasukan nama tempat yang dituju. Begitu simple dan begitu mudah. Motor terminator dapat berkendara otomatis tanpa terminator harus capek-capek mengendarainya. Dilengkapi dengan antispy, anti-gores, tampilan querty, dan free wi-fi.

Oke sekarang si terminator mau pergi berwisata ke Curug. Masukan > C-U-R-U-G.  *brumm…brumm…Nguing…nguinggg…lets’ go beibeyy..put your hands up* zuuupppppp…Tiiiiinggg. 3 jam berlalu, terminator kini sudah sampe ciawi, telah melewati daerah puncak. Dan sudah sampai ke CI-CURUG. lhoo kok CI-CURUG bukan CURUG. Ternyata eh, ternyata dia nyasarrr. Curug yang dia maksud berbeda dengan tempat tujuan wisata yang dia maksudkan. “Ya udalah cyyyiiinnn…eike balik aja booo” ujarnya sendu. Dia pun gagal bertemu dengan rekan-rekannya. Selesai.

*cerita ini sepenuhnya fiktip belaka, kalo ada nama orang atau tempat kejadian yang sama dengan kenyataan yah itu urusan lw, bukan urusan gue, apalagi urusan temen-temen gue.

********

Berikut gue sertakan beberapa futu-futu yang diambil di TKP. Saran gue, jangan mudah percaya apa yang lw liat di futu. Futu-futu bisa menipu.

Cekibrooott mennn….!!!

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: