Oleh: Hery | 28 Maret 2010

Timbul DPM FIB, AYeeee!!!

Akhirnya tanggal 20 maret kemaren anak-anak legislator dpm fib timbul. Walaupun hanya diikuti oleh 12 orang tapi tetep aja acara timbulnya aseekk abisss. Sabtu, kita janjian ngumpul di halte stasiun jam 08.00 tapi nyatanya anak baru pada kumpul semua sekitar jam 09.30. hhhmm dasar budaya ngaret. setelah ngumpul langsung capcus kita ke bogor dengan personil DPM sebagai berikut: gw, owi, anggi, aryo, rere, bella, hare, nufus, indah, archi, ima, ridho dan ifa yang kemudian nyusul belakangan.

Tujuan kita ke Kebun Raya Bogor yang pada hari itu diliputi cuaca cerah namun rada galau gimana gitu, ahhahaa…apa sih!. Perjalanan kita relatif lancar walaupun harus desek-desekan di kereta tapi itu kita nilai sebagai kondisi untuk mempererat anggota satu sama lain. Setelah sampai disana kita kaya anak ilang, ini gara-gara kita lupa bawa tiker jadi harus cari tempat yang PW buat duduk. Setelah itu kita makan bekel yang dibawa dari rumah trus gw sekalian jemput mas Ivan yang kemudian bakal ngisi materi tentang ke-DPMan. Sesuai dengan tema Timbul itu sendiri yang berjudul “ALL About DPM”, kita saling sharing dengan mas Ivan terkait DPM. Hampir sekitar satu jam mas Ivan ngisi materi kemudian kita langsung sholat Dzuhur kemudian tepat jam 13.00

Setelah sholat kita langsung nge-Games sama anak-anak. Sedangakan mas Ivan sendiri sibuk photo-photo di sana. Gamesnya udh diatur sama anak-anak PSDM, makasih ya buat anak-anak PSDM, (rere, nufus, indah, sama taher yang ngilang pas hari -H).  Kita kemudian di bagi ke dalam dua Team yaitu Team Kambing dan Team Kucing, lengkapnya Team Kucing Garong. hehehe

Team Kambing: Gw, Owi, Indah, Archi, sama Ima

Team Kucing “Garong”: Bella, Aryo, Ridho, Anggi, Ifa.

Baca Lanjutannya…

Iklan
Oleh: Hery | 13 Maret 2010

Selamat Jalan Sosok “Sederhana”

Pada hari rabu tanggal 10 Maret 2010 telah berpulang salah satu pengajar terbaik Filsafat UI, I wayan Suwira Satria. Beliau wafat karena serangan jantung ketika berada di Solo. Banyak kenangan tentang beliau yang tidak dapat kami lupakan, khususnya bagi teman-teman di jurusan Filsafat.

Jujur, saya kaget ketika mendengar kabar kepulangan beliau yang tiba-tiba. Bagi saya, beliau bukan hanya dikenal sebagai pengajar yang baik, tapi lebih daripada itu, beliau merupakan sosok ayah yang mengajarkan ilmu dengan tulus kepada anak didiknya.

Saya ingat, ketika beliau mengajar matakuliah filsafat india di semester 4 lalu, yang pada kuliah itu mengajarkan tema materi tentang kematian dalam perspektif pemikiran india. Diakhir kuliah tersebut beliau mengatakan: “kematian bukanlah akhir dari kehidupan, tetapi sebuah tahapan manusia untuk mencapai pembebasan”.

Dan kini beliau telah berpulang ke sisi Tuhan Yang Maha Kuasa. Kebaikan dan kesederhanaan beliau telah mengajarkan saya tentang arti dan hakikat kehidupan manusia di dunia yang fana ini. Terimakasih Pak Wayan, selamat jalan sosok “sederhana”. Kami merindukan mu. Semoga engkau dapat meraih “pembebasan” yang abadi.

Oleh: Hery | 6 Maret 2010

Salut Pansus

Pesimistik terhadap kinerja Pansus Bank Century kini tidak terbukti. Rapat Paripurna DPR tanggal 3 Maret kemarin telah menjadi ajang pembuktian ketajaman pansus. Walaupun sebelumnya muncul keraguan bahwa Pansus hanyalah kamuflase kepentingan politik untuk ajang tawar kursi dan “dagang sapi”. Akhirnya kebenaran lah yang bersuara malam itu.

Berjalannya Pansus dari awal pembentukan sampai dengan keputusan rabu malam tidaklah semudah membalikan telapak tangan. Setidaknya lingkaran kekuasaan telah berupaya mati-matian untuk membungkam kinerja pansus,  dari upaya loby-loby politik, hingga ancaman akan “didepak” dari kabinet telah dilakukan, namun akhirnya hal tersebut tidak menggetarkan pansus. Hari rabu malam Pansus melalui mekanisme voting resmi menyatakan bahwa memilih opsi C, bahwa baillout Bank Century bermasalah. agaknya keputusan tersebut membuat gundah presiden yang sebelumnya menyatakan secara tidak langsung bertanggungjawab terhadap keputusan baillout.

Baca Lanjutannya…

Oleh: Hery | 5 Maret 2010

Terimakasih Sahabat

Saya ucapakan terimakasih banyak kepada sahabat malam saya. dia selalu setia menemani dikala saya harus mengerjakan tugas hingga larut bahkan dini hari. Terimakasih telah berbagi kehangatan dikala malam makin beku direlung pojok kamar dan jendela. Kita telah menghabiskan seminggu terakhir di atas meja dengan otak dan tangan yang kelu. Saya berharap bisa bersama anda lagi di hari-hari mendatang. Terimakasih segelas kopi, karena anda setumpuk tugas minggu ini telah kita habisi sama-sama. semoga minggu depan juga begitu.

Oleh: Hery | 27 Februari 2010

Ingin Sendiri

Saya hanya ingin sendiri.

Sendirian.

Gak tau kenapa akhir-akhir ini saya merasakan lelah yang amat sangat, sampai puncaknya hari senin kemarin saya  off dari rutinitas kuliah. Merasakan stagnan. Gak berkembang. Bosan. Flat. Tidak menantang. Lelah. Pada akhirnya saya jadi malas dengan rutinitas saya.

Ya, long weekend (dari hari jumat sampe minggu) ini saya harus merenung dan introspeksi diri.  Meluangkan waktu untuk saya sendiri, paling tidak saya mau sendirian. Melupakan sejenak kegalauan dan kelabilan anak-anak DPM, suara gaib muker BEM yang kemaren, sandiwara-sandiwara in a relationshit, serta tugas-tugas kuliah. ahhh,…saya hanya ingin sendiri dan sendirian.

Sendirian menikmati malam, rintik hujan yang turun malu-malu, secangkir kopi torabika dikala senja, dan suara langit yang tenang dalam temaram. Hanya sendiri…

Oleh: Hery | 14 Februari 2010

Gong Xi Fa Cai

Selamat Tahun Baru Cina bagi yang merayakannya. Semoga perayaan Pluralitas  ini dapat kita hiasi dengan kedamaian dan toleransi antar manusia.

Oleh: Hery | 9 Februari 2010

Hari Galauuuu…

(kemaren), Senin 8 februari  adalah hari galau DPM. entah kenapa hari senen itu bph-bph terlihat gundah gulana bin galau. ada apa ya??? hmmm,…tumben-tumbenan anak-anak seperti itu. mulai dari tingkah ketua komisi 2 yang galau, dateng-dateng mukanya langsung cemberut. ketekuk-tekuk kayak kertas yang di remes-remes. udah gitu galaunya mulai nyebar ke ketua komisi 3. klo galau yang die alamin nih, gw udh tau bangettt. mulai dari soal bayang-bayang, ninja, sampe blog rahasia buatan doi nya gw udh khatam. hahahaha….:P. Dan apa yang terjadi dengan ketua komisi 2 itu? pada akhirnya hampir setelah selesai rapat, kira-kira jam stengah 6, dia udh diem seribu bahasa. hmmm…tragis. klo kata patkay: “begitu lah cinta, deritanya tiada akhir”. sampe tadi pagi (hari ini) dia kagak kuliah dan berdalih kalo kepalanya pusing gara-gara dimimpinya dia, disantronin sama ninja.huahahaha….(itu akibat galau yang berlebihan)

Belom sampe disitu. kestari DPM juga ikut-ikutan galau. Yang dimulai dari ketua komisi 2 lalu menular ke ketua komisi 3 dan saat itu juga menular ke kestari yang satu itu. ditambah dengan musik yang disetel di komputer DPM, yang kebanyakan lagu galau indonesia, makin menambah si die galau akut. sampe nulis-nulis puisi di whiteboard segala. wkwkwkwkwkwkkk…!!

Isinya mau tau gak? udh kaya ABABIL (ABg lABIL) bahkan lebih parah dari itu. huahahaha…ngakakkk gw sampe hari ini juga masih ngakak parah gw ngeliatin tuh bocah.  tapi gw tetep mengapresiasi hasil karyanya dia, walaupun sedang galau dia tetep berprestasi, ya minimal nulis puisi dibanding dua orang yang sedang galau lainnya.

hmm,..kalo dipikir-pikir memang galau merupakan HAK semua orang termasuk mereka bertiga. dan gw menghormati kegalauan mereka. gw jadi inget perkataan temen gw yang bilang: “orang galau itu penyebabnya ada dua, klo gak KECEWA ya KECEWE. hahaha… Asal tidak mengganggu kinerja aja, gw masih mengijinkan.  iya gak cuyyy….:)

Oleh: Hery | 23 Januari 2010

Gelisah

Menyapa mu adalah sebuah gelisah.

Karena saya kehabisan kata.

(…)

Oleh: Hery | 23 Januari 2010

Hati-Hati Ditunggangi

Tentang mereka yang masih menginginkan untuk bebas karena mereka harus tetap bebas. Tentang mereka yang masih menginginkan untuk independent karena mereka harus tetap independent. Dan tentang mereka yang masih menginginkan untuk berdiri di kaki sendiri karena mereka memang harus berdiri di kakinya sendiri. akh…, Saya masih terlalu asing untuk bicara tentang kepentingan, untung-rugi, serta posisi yang didapat. Juga sekedar untuk mencoba merangkul semua tapi nyatanya hanya untuk kepentingan oknum semata.

Mari sekarang kita melakukan tawar-menawar. Ini soal kepentingan yang mencoba masuk dan nanti akan menunggangi. Jelas anda pasti tau siapa yang akhirnya akan mencaci dan memaki. Dan anda pasti  tau juga siapa yang akan merugi dikemudian hari. karena itu sama saja dengan bunuh diri.

Pengertian Terorisme

Terorisme lahir sejak ribuan tahun silam dan telah menjadi legenda dunia. Dalam sejarah Yunani kuno, Xenophon (430-349 SM) menggunakan psychological warfare, sebagai usaha untuk memperlemah lawan. Kaisar Roma, Tiberius dan Caligula, melakukan pembuangan, pengusiran, pengasingan, penyitaan hak milik dan eksekusi untuk memperlemah penantangnya.

Baca Lanjutannya…

« Newer Posts - Older Posts »

Kategori